Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor Utus Wakil Rektor Bidang Akademik Ikuti Pelatihan “Bedah Strategi Unggul Akreditasi LAMGAMA”

Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor Utus Wakil Rektor Bidang Akademik Ikuti Pelatihan "Bedah Strategi Unggul Akreditasi LAMGAMA"

BOGOR (22/08/2026) – Dalam upaya memperkuat budaya mutu dan mendorong pencapaian akreditasi berpredikat Unggul, Institut Agama Islam (IAI) Al-Hidayah Bogor mengutus Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan untuk mengikuti kegiatan pelatihan nasional bertajuk “Bedah Strategi Unggul Akreditasi LAMGAMA: Kupas Tuntas Strategi, Dokumen, dan Bukti Kinerja Menuju Akreditasi Unggul LAMGAMA”.

Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Sabtu, 22 Agustus 2026 ini menghadirkan narasumber utama pakar akreditasi perguruan tinggi, Yusuf Nalim, M.Si.

Keikutsertaan pimpinan kampus dalam pelatihan ini menjadi langkah strategis IAI Al-Hidayah Bogor untuk menyelaraskan tata kelola program studi—khususnya pada program studi bidang keagamaan/keislaman—dengan instrumen penjaminan mutu terbaru dari Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan (LAMGAMA).

Fokus Pembahasan & Strategi Pencapaian Akreditasi Unggul

Dalam sesi pelatihan berdurasi tiga jam (09.00 – 12.00 WIB) tersebut, dibahas secara komprehensif 10 Syarat Perlu Akreditasi Unggul LAMGAMA, mulai dari diferensiasi misi, penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), efektivitas implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), hingga pemenuhan indikator keterserapan lulusan serta produktivitas riset dosen.

Beberapa poin krusial yang digarisbawahi dalam pelatihan meliputi:

Diferensiasi Misi & Pengakuan Eksternal: Mendorong program studi agar memiliki keunggulan spesifik yang diakui dan memberi dampak nyata (outcome) bagi masyarakat maupun Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDIKA).

Implementasi Siklus PPEPP: Memastikan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) berjalan konsisten, bukan sekadar kelengkapan dokumen administratif, melainkan menjadi budaya mutu sehari-hari.

Penguatan Kurikulum & Sumber Daya Dosen: Penyusunan dokumen kurikulum terintegrasi, pemenuhan kualifikasi jabatan akademik dosen (PDJA), rasio dosen-mahasiswa yang proporsional, serta peningkatan luaran penelitian dan publikasi ilmiah dosen.

Komitmen Meningkatkan Mutu Kelembagaan

Keikutsertaan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan IAI Al-Hidayah Bogor dalam kegiatan ini menegaskan komitmen sivitas akademika IAI Al-Hidayah Bogor untuk terus melakukan pembenahan tata kelola kelembagaan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan (Continuous Quality Improvement).

“Akreditasi bukan sekadar cermin saat penilaian tiba, melainkan komitmen penjaminan mutu yang harus dihidupkan setiap hari. Melalui pelatihan ini, IAI Al-Hidayah Bogor siap memperkuat dokumen, memetakan bukti kinerja yang sahih, serta menyiapkan langkah-langkah strategis demi mewujudkan program studi yang berdaya saing dan berpredikat Unggul,” ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan IAI Al-Hidayah Bogor pasca-kegiatan.

Hasil dan rekomendasi strategis dari pelatihan ini selanjutnya akan disosialisasikan dan diimplementasikan di lingkungan Unit Pengelola Program Studi (UPPS) serta Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAI Al-Hidayah Bogor sebagai acuan penyusunan borang akreditasi dan pengembangan kurikulum mendatang. (Humas IAI Al-Hidayah Bogor)