Rapat Koordinasi Strategis Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor, Perkuat Sinergi Pasca-Libur Idul Fitri

Rapat Koordinasi Strategis Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor, Perkuat Sinergi Pasca-Libur Idul Fitri

BOGOR – Memasuki masa kerja kembali pasca-libur Idul Fitri 1447 H, Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor menggelar rapat koordinasi strategis yang bertempat di Ruang Rapat Gedung B, Senin (30/03/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika untuk menyelaraskan kembali langkah dan visi institusi dalam menghadapi berbagai agenda akademik maupun administratif di semester berjalan. Rapat yang dimulai tepat pada pukul 08.30 WIB ini dihadiri langsung oleh Rektor Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor, jajaran Wakil Rektor, Kepala Lembaga, para Dekan, Direktur Pascasarjana, Kepala Program Studi, Kepala Biro, Kepala Bagian, Kepala Unit Pelaksana Teknis, serta seluruh staf di lingkungan kampus.

Dalam arahannya, Rektor Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor Dr. Unang Wahidin, M.Pd.I. menekankan pentingnya disiplin dan semangat baru bagi seluruh staf setelah masa liburan. Agenda utama rapat ini mencakup evaluasi rencana kerja strategis serta pembahasan mengenai efisiensi pelayanan administrasi dan pengembangan mutu akademik institusi.

Rapat ini merupakan langkah krusial untuk memastikan seluruh target kerja yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan maksimal. Sinergi antara seluruh lini, mulai dari level pimpinan hingga staf, dinilai menjadi kunci utama dalam memajukan Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor ke depan. Selain membahas evaluasi rutin, rapat juga menjadi ajang diskusi terkait hal-hal penting lainnya yang berkaitan dengan peningkatan tata kelola institusi yang lebih profesional dan berbasis teknologi.

Pertemuan berlangsung secara produktif dan ditutup dengan komitmen bersama dari seluruh jajaran untuk meningkatkan dedikasi dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi mahasiswa serta seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor.